November 25, 2020
Breaking News
  • Home
  • Forex News
  • Tutorial Lengkap Cara Baca Kalender Forex DiForexfactory.com

Tutorial Lengkap Cara Baca Kalender Forex DiForexfactory.com

By on November 3, 2020 0 14 Views
Recommended Links



#AnalisaFundamentalForex #KalenderEkonomiForexFactory #ForexFactory #BeritaForex
Berikut Arti dan Cara membaca Berita Forex :

-Unemployment Change adalah sebuah indikator yang mengukur
nilai pengangguran selama bulan lalu.
Jika nilai Unemployment Change Amerika (US) naik maka nilai
mata uang USD akan mengalami penurunan.

-GDP(Gross Domestic Product) adalah sebuah indikator yang
mengukur nilai market barang-barang dan jasa yang dihasilkan
suatu negara, tanpa mempertimbangkan kebangsaan
perusahaan yang menghasilkan barang atau jasa tersebut.GDP
terdiri dari 4 komponen utama yaitu:tingkat konsumsi,investasi,
pembelian-pembelian oleh pemerintah,dan total bersih ekspor.
Jika nilai GDP Inggris (UK) turun maka nilai mata uang GBP akan
mengalami penurunan.

-Retail Sales adalah sebuah indikator yang mengukur
pertumbuhan penjualan sektor ritel disuatu negara.
Jika nilai Retail Sales Inggris (UK) naik maka nilai mata uang
GBP akan mengalami kenaikan.

-Nonfarm Employment Change (Non-farm Payrolls) adalah
sebuah indikator yang menghitung jumlah tenaga kerja baru dari
sektor non pertanian yang bekerja baik full-time maupun part-time
yang mendapat upah/gaji resmi dari sekitar 500 perusahaan swasta maupun publik. Berita ini sering menimbulkan kejutan
besar bagi para trader maupun investor di Investasi Forex karena
naik turunnya pair mata uang yang terkait dengan USD.
Jika nilai Non-Farm Employment Change Amerika (AS) naik
maka nilai mata uang USD akan mengalami kenaikan.

-Unemployment Rate adalah sebuah indikator yang menghitung
jumlah pengangguran yang aktif mencari pekerjaan disuatu
negara.
Jika nilai Unemployment Rate Amerika naik maka nilai mata uang
USD akan mengalami penurunan.

-Pending Home Sales adalah sebuah indikator yang menghitung
pertumbuhan pemesanan rumah, kondominium dan mini
kondominium disuatu negara.
Jika nilai Pending Home Sales Amerika (AS) turun maka nilai
mata uang USD akan mengalami penurunan.

-Nonfarm Productivity adalah sebuah indikator yang mengukur
produksi nasional dari barang dan jasa diluar sektor pertanian.
Jika nilai Revised Nonfarm Productivity Amerika naik maka nilai
mata uang USD akan mengalami kenaikan.

-Unemployment Claims adalah sebuah indikator yang
menghitung jumlah orang yang gagal mendapatkan asuransi pengangguran untuk pertama kali hingga minggu lalu.
Jika nilai Unemployment Claims Amerika turun maka nilai mata
uang USD akan mengalami kenaikan.

-Consumer Price Index (CPI) adalah indikator yang mengukur
tingkat kenaikan barang dan jasa yang dikenakan kepada
konsumen. Kenaikan harga barang dan jasa pada akhirnya akan
meningkatkan inflasi yang pada akhirnya biasanya harus
diimbangi dengan menaikkan suku bunga. Kenaikan suku bunga
dapat memperkuat mata uang negara yang bersangkutan.
Jika nilai CPI Kanada naik maka nilai mata uang CAD akan
mengalami kenaikan.

-Employment Change adalah sebuah indikator yang menghitung
jumlah lapangan kerja yang tercipta disuatu negara pada bulan
lalu.
Jika nilai Employment Change Swiss naik maka nilai mata uang
CHF akan mengalami kenaikan.

-Industrial Production adalah data bulanan yang mengukur total
produksi dari seluruh pabrik, pertambangan, dan perusahaan
pelayanan publik (listrik, air, gas, transportasi, dan lain-lain)
Jika nilai Italy/Germany Industrial Production naik maka nilai mata
uang EUR akan mengalami kenaikan.

-Current Account adalah sebuah indikator yang menghitung
Ekspor Netto (Ekspor dikurangi Impor) dari barang-barang, jasa-
jasa, arus pendapatan, dan transfer antar negara. Current
Account merupakan laporan akuntansi negara yang cukup
relevan terhadap perekonomian. Didalamnya termasuk laporan
Trade Balance, dan para trader hanya berfokus pada nilai arus
pendapatan dan transfer unilateral saja.
Jika nilai Current Account UK (Inggris) naik maka nilai mata uang
GBP akan mengalami kenaikan.

-PPI(Producer Price Index) adalah suatu indikator ekonomi yang
menghitung tingkat inflasi dari barang-barang yang dibeli oleh
produsen atau perusahaan manufaktur(pengolah barang). Jika
tingkat inflasi barang dan jasa yang dibeli oleh produsen naik,
maka nantinya produsen juga akan menaikan harga barang dan
jasa untuk menutup kenaikan harga bahan baku yang telah dibeli.Jika harga barang dan jasa naik maka itulah sebagai awal mula
pemicu inflasi dan pemerintah bersama bank sentral akan
mencoba menaikan tingkat suku bunga.
Jika nilai PPI Amerika (AS) naik maka nilai mata uang USD akan
mengalami kenaikan.

Pengertian selebihnya bisa kalian cari-cari di situs situs forex.Terimakasih.

#analisafundamentalforexfactory #forexfactory #analisafundamentalforex #forexdaily #forexanalisis

Sunshine Day by Mixaund |
Music promoted by

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *